
Serang, Rabu 4 Maret 2026 — Dalam upaya mendorong pelestarian dan diseminasi pengetahuan lokal melalui media digital, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Bangsa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Akuisisi Pengetahuan Lokal Kategori Audiovisual yang ditujukan kepada civitas mahasiswa.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta akademisi yang memiliki minat dalam pengembangan konten audiovisual berbasis kearifan lokal.
Acara ini menghadirkan narasumber dari BRIN, yaitu Dr. Roma Mantin, S.Kom., M.Pd., yang menyampaikan materi mengenai analisis pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh peneliti muda BRIN. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya dokumentasi pengetahuan lokal dalam format audiovisual sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan ekosistem riset nasional.
Turut memberikan sambutan, Hendro Subagyo, M.Eng. selaku Direktur Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN, yang menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan BRIN dalam mengakomodasi kontribusi generasi muda untuk mengangkat potensi lokal melalui media kreatif.
Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. H. Bambang Dwi Suseno, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kreativitas sekaligus berperan aktif dalam mendokumentasikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal.
Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Bina Bangsa, Encep Saefullah, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami mekanisme serta peluang dalam program akuisisi pengetahuan lokal kategori audiovisual, serta termotivasi untuk menghasilkan karya-karya yang tidak hanya inovatif tetapi juga memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional dalam membangun ekosistem pengetahuan yang berkelanjutan dan berbasis budaya lokal.
erang Rabu, 4 Maret 2026 — Dalam upaya mendorong pelestarian dan diseminasi pengetahuan lokal melalui media digital, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Bangsa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Akuisisi Pengetahuan Lokal Kategori Audiovisual yang ditujukan kepada civitas mahasiswa.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta akademisi yang memiliki minat dalam pengembangan konten audiovisual berbasis kearifan lokal.
Acara ini menghadirkan narasumber dari BRIN, yaitu Dr. Roma Mantin, S.Kom., M.Pd., yang menyampaikan materi mengenai analisis pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh peneliti muda BRIN. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya dokumentasi pengetahuan lokal dalam format audiovisual sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan ekosistem riset nasional.
Turut memberikan sambutan, Hendro Subagyo, M.Eng. selaku Direktur Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN, yang menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan BRIN dalam mengakomodasi kontribusi generasi muda untuk mengangkat potensi lokal melalui media kreatif.
Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. H. Bambang Dwi Suseno, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kreativitas sekaligus berperan aktif dalam mendokumentasikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal.
Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Bina Bangsa, Encep Saefullah, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami mekanisme serta peluang dalam program akuisisi pengetahuan lokal kategori audiovisual, serta termotivasi untuk menghasilkan karya-karya yang tidak hanya inovatif tetapi juga memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional dalam membangun ekosistem pengetahuan yang berkelanjutan dan berbasis budaya lokal.